Senin, 07 September 2015

Awal Mula KKNP



Kali ini aku ingin bercerita mengenai kegiatan KKNP yang aku jalani beberapa waktu yang lalu. Untuk yang belum tahu apa itu KKNP, KKNP adalah singkatan dari Kuliah Kerja Nyata berbasis Profesi yang setiap tahun dilakukan oleh kampusku, IPB terhadap mahasiswa yang telah melewati semester 6 atau tingkat III. Tidak semua fakultas/departemen melakukan KKNP karena ada juga yang hanya melakukan praktik lapang dan itu dilakukan hanya beberapa minggu saja, tidak seperti KKNP yang dilakukan selama 2 bulan dipotong waktu libur lebaran.

            Lokasi KKNP sendiri banyak pilihannya, tapi terfokus di Pulau Jawa, walau ada juga KKN Kebangsaan yang diadakan di Riau, kemudian ada juga yang dilakukan di Natuna. Untuk ESL sendiri pilihannya ada 7, namun mayoritas dari kami melakukan KKNP di Garut, hal ini dikarenakan FEM merupakan host dari Garut.

            Aku sendiri memilih Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan beberapa alasan, salah satunya adalah karena aku menyukai Jogjakarta dan Sukoharjo adalah satu-satunya lokasi KKNP yang paling dekat dengan Jogjakarta haha Aku pernah berlibur ke Jogjakarta dan banyak hal menyenangkan ada di Jogja. Hal ini membuatku berpikir jika aku KKNP di Sukoharjo maka aku bisa berlibur lagi ke sana, dan benar terjadi ^^

            Alasan lainnya karena makanan/biaya hidup di Sukoharjo lumayan murah dibandingkan lokasi KKNP lainnya. Kedua alasan ini membuatku memilih Sukoharjo sebagai lokasi KKNPku, tidak sedikitpun kupikirkan mengenai ongkos pulang ke rumah saat lebaran Idul Fitri. Saat itu aku belum tahu bahwa tidak ada pesawat Medan-Solo/Medan-Jogja ataupun sebaliknya dan bahkan lokasi bandara Solo/Jogja aku tidak tahu.

            Hingga pada akhirnya diumumkan bahwa aku terpilih sebagai salah satu mahasiswa yang akan KKNP di Sukoharjo, sebelumnya nama mahasiswa yang memilih Sukoharjo akan diseleksi lagi oleh dosen terkait. Saat aku mengetahui mengenai kondisi sebenarnya yang akan aku hadapi nanti saat KKNP seperti bahwa mahasiswa ESL yang memilih Sukoharjo akan diacak kembali sehingga tidak akan berada di satu desa, lokasi bandara Adi Soemarmo/Adi Sutjipto yang harus ditempuh dengan berbagai alat transportasi umum dari Sukoharjo, pesawat harus transit dulu dan harganya yang mahal, serta waktu liburan yang hanya seminggu, membuatku berpikir untuk pindah lokasi KKNP. Namun hal ini kuurungkan walau temanku (ESL juga) ada yang bersedia tukeran lokasi denganku karena aku telah bertemu dengan teman-teman kelompok KKNPku. Aku merasa tidak enak jika tiba-tiba harus pindah lokasi, walau sebenarnya tidak masalah, tapi aku takut merepotkan banyak pihak.

            Aku berpikir bahwa sangat sulit bagiku untuk pulang ke Medan saat libur lebaran, maka aku diajak Imet untuk berlebaran di rumahnya, di Indramayu. Imet tidak tega meninggalkanku sendirian di Sukoharjo hehehe Kebetulan aku dan Imet sama-sama KKNP di Sukoharjo. Selain aku dan Imet, ada Widi, Vera, dan Rinda yang terpilih KKNP di Sukoharjo.

            Kelompokku terdiri dari tujuh orang, yaitu Apip dari Biologi, Anik dari INTP, Siswanto dari IKK, Shofi dari Gizi, Ika dari KPM, dan Koko dari AGH. Hanya aku dan Apip yang tidak bisa bahasa Jawa di kelompok kami karena kebetulan teman kelompokku mayoritas berasal dari Jawa Timur. Jadilah aku dan Apip suka bengong, ngantuk, bingung, saat kami berkumpul dengan masyarakat. Bukan sombong atau apa, tapi karena kami tidak mengerti apa yang dibicarakan.
**