Jumat, 13 September 2013

Bogor, 13 September 2013



          Hari ini seperti hari-hari sebelumnya. Kuliah pagi-pulang sore. Sebenarnya aku sudah bisa menghirup udara kosan sejak pukul setengah 3 sore. Hanya saja karena aku sedang mengemban tugas nan mulia sebagai penjaga stand Journalistic Fair IPB, Yeeee.. Jadilah aku langsung otw menuju Media Centre untuk membantu Robbi menjaga stand JF. 

          Senang sih karena bisa dapat teman baru. Buktinya saja, aku bisa berkenalan dengan teman-temannya Robbi dan Fathia yang sengaja mampir ke stand kami hanya untuk sekedar chit-chat. Pengalaman yang tak akan kudapatkan jika aku tidak jadi panitia JF :))

          Walau awalnya aku sempat panik saat Robbi bilang dia ada kuliah pukul 4 sore. Waah, haruskah aku menjaga stand sendirian? Tidaaaaakkkkk!!!!! Jadilah aku langsung menghubungi Kharisma. Berhubung kami satu departemen, otomatis jam kuliahnya hampir semuanya sama. Yah, walau akhirnya Kharisma harus berpisah dan bergabung bersama teman-temannya yang lain, tetapi setidaknya dia sempat duduk dan menemani kami (aku, Fathia, Robbi) untuk sekedar menjelaskan kepada mereka-mereka yang mendekat ke stand tentang IYJ #3.

          Baru kali ini stand kami begitu ramai (menurutku). Anak-anak PR bersatu tak bisa dikalahkan, berkumpul sore tadi. Sayangnya Jendral Nadya tidak bisa ikut bergabung :(( Beliau sedang bertugas bersama Kak Aan di Jakarta. Yah, mungkin lain waktu kami bisa berkumpul full team (positive thinking).

          Alhamdulillah, pesertanya semakin bertambah. Yeeee.. Walau kebanyakan masih (teteeupp) memilih kelas pelatihan Penulisan. Tak apalah. Mungkin memang passion dan bakat mereka ada di sana. Hanya saja aku takut mereka kecewa jika tidak terpilih nantinya. Karena kelas Penulisan sudah melebihi kuota. Sedangkan kelas yang lain masih memberikan kesempatan besaaaar untuk mereka-mereka yang mendaftar kelas tersebut.

          Tadi sore aku juga bisa bertemu dengan adik-adik 50. Mereka masih polos-polos banget hehehe :D Senang bisa bertemu dengan banyak orang. Akan tetapi, tetap saja aku tak mau jika harus menjaga stand sendirian. Aku tidak tahu harus berbuat apa hehe

          Aku lebih suka bermain di belakang layar, tapi aku ingin bisa bermain di depan layar. Itu gimana ceritanya?

          Saat menjaga stand aku juga bisa bertemu dengan teman-teman lamaku baik saat di TPB ataupun asrama. Alhamdulillah mereka masih mengenaliku :D

          Banyak pelajaran yang bisa aku ambil dari moment ini. Walau mungkin bagi sebagian orang ini semua adalah hal kecil, tapi menurutku ini adalah awal dari sesuatu yang besar.

          Btw, aku juga sudah diterima magang selama beberapa bulan ke depan di Koran Kampus IPB. Yeee.. I’m gonna crying :’) (terharu) *sobs Tapi masih ada satu hal yang aku sesalkan. Kenapa aku tidak lolos menjadi bagian dari Reesa? Aku sangat ingin menjadi bagian dari PR Reesa. Aku ingin menyumbangkan karyaku di Maroon. Sangat ingin. Itulah keinginan pertamaku saat pertama kali diperkenalkan dengan departemenku, ESL. Aku tahu letak kesalahanku di mana, hanya saja apa tidak ada kortingankah? Apa tekad bajaku ini belum cukup meyakinkan kakak-kakak Reesa? Yah, sudahlah. Lain waktu akan aku coba kembali. Semoga saja masih ada kesempatan untukku.