Senin, 02 September 2013

Bogor, 3 September 2013



            Hari ini adalah hari Selasa. Bukan, bukan itu yang mau aku bahas di sini. Sekarang aku sudah menginjakkan kaki di semester 3. Waa, udah lumayan tua ya hihi ~ Tapi, tadi kata dosen Ekoling, wajah kami masih imut-imut. Ibunya gak seutuhnya bohong atau fitnah kok :p

            Mata kuliah pertama hari ini adalah Ekonomi Lingkungan yang dimulai pada pukul 07.00 WIB. Cukup pagi bagi mahasiswi sepertiku yang ngekos jauh dari kampus. Jam setengah 6 sudah harus bangun untuk beberes dan bersiap menyambut hari.

            Bukan hanya jam kuliahnya yang cukup pagi, tetapi juga lokasi kelasnya yang aku tidak tahu di mana. Salahku memang bukannya langsung searching lokasi kelas. Tidak seperti temanku, Linda, yang sudah browsing duluan. Hingga akhirnya aku minta bantuannya tadi pagi begitu kuinjakkan kakiku di kampus. Aku minta dijemput di depan tangga utama hehe maaf Linda sudah merepotkan. Tapi, daripada aku benar-benar keliling kampus pagi itu -___-

            Bukan hanya Linda yang kurepotkan hari ini, Mita juga, teman sekos dan juga selorongku dulu sewaktu di asrama. Aku nebeng dengannya hingga depan AGH Faperta. Kebetulan arah dan jam kuliah kami sama hehe Maaf ya Mita sudah memburumu tadi pagi untuk memberiku tumpangan gratis. Besok-besok lagi yaa *eh

            Setelah mata kuliah Ekoling, kami ada kelas lagi, yaitu Metode Statistika (Metstat). Sudah lokasi kelasnya yang jauh dari ruang kelas Ekoling, topik mata kuliahnya juga luar biasa -___- Aku sampai speechless. Untung dosennya menyenangkan, jadinya tidak terlalu menakutkan dan membosankan. Sayangnya, tingkat kerajinanku tadi pagi saat Ekoling meluntur saat kelas Metstat di mulai. Aku sama sekali tidak ada mencatat selama mata kuliah Metstat. Maaf Pak, bukan tidak menghargai mata kuliah Bapak, tapi saya bingung apa yang harus dicatat hahaha Maklum, mahasiswi salah jurusan, Pak ~ Tapi, tetap bersyukur kok bisa menjadi bagian dari Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL). Satu-satunya departemen/jurusan di Indonesia =D

            Selesai Metstat, aku langsung bergegas pulang. Tidak ingin berlama-lama di kampus. Selain karena cuaca sedang panas, aku juga ingin cepat-cepat rebahan. Pegal dari pagi jalan terus. Bukan aku tidak suka jalan, hanya saja terlalu banyak trap di kampusku tercinta, IPB. Sudah seperti labirin, dosenku sewaktu matrikulasi saja mengakuinya. Bentuk FMIPA di IPB berbentuk segitiga yang selalu siap menjebak siapa pun yang tidak tahu arah dan dosenku terjebak di sana. Dia terus berputar-putar di sana sampai akhirnya terlambat masuk kelas. Begitu juga dengan fakultas lainnya.

Letak departemenku malah ada di atas FEMA. Lantai 3, bayangkan lantai 3. Kalau mau ke Komdik harus naik tangga entah berapa jumlahnya -___- Benar-benar supertrap.

Entah keberuntungan atau malah kesialan, selama 5 hari berturut-turut alias seminggu, aku selalu masuk kuliah pagi. Jam 7, setengah 8, dan 8. Selalu PAGI! Yah, tidak apa-apa sih, hanya saja karena letak kosanku yang jauh jadinya aku butuh waktu lebih lama untuk bisa sampai di kampus dan itu artinya, aku harus bangun lebih pagi di antara teman-teman yang lain. Semoga semester 4 nanti, aku bisa lebih cerdas memilih waktu jam kuliah. Anggap saja, jadwal kuliahku sekarang adalah masa percobaan atau masa training.

Walau hampir 90% isi dari artikelku kali ini adalah keluhan, tapi yang pasti aku masih bersyukur bisa kuliah. Terutama kuliah di kampus rakyat, Institut Pertanian Bogor!