Senin, 29 April 2013

29 April 2013


Assalamualaikum. Bagaimana kabar kalian semua?

Aku ingin bercerita tentang hari ini. Alhamdulillah kuis Ekonomi Umum sudah berlalu dan semoga saja R02.2 mendapat hasil yang maksimal semua, aamiin. Yah, walau soalnya cukup berbeda dengan tugas essay, padahal kata kakaknya soalnya bakal mirip (-_-), tapi tak mengapa toh semua sudah berlalu juga. Tinggal berdoa aja agar nilai akhir nanti kita semua bisa mendapat nilai A, aamiin.

          Oyah, tadi pagi aku telat bangun. Untuk pertama kalinya sejak aku menginjakkan kaki di Bogor, aku telat bangun untuk kuliah. Kebetulan aku tidur pukul 01.06 WIB (kalau gak salah) tadi pagi, mungkin karena kelelahan aku tidur sangat pulas hingga tidak menyadari bahwasanya langit Bogor sudah cerah. Temanku, Ika, membangunkanku dengan gayanya yang lembut.

          “Mala gak mandi?” Samar-sama kudengar pertanyaannya, tapi langsung kusahut.

          “Memangnya ini udah jam berapa?” kutanya balik dia sambil aku berbalik posisi tidur. Maklum , nyawaku belum terkumpul maksimal.

          “Ini jam setengah 6,” jawabnya.

          Oke, masih sangat pagi, pikirku. Aku kuliah pukul 7 pagi. Masih banyak waktu yang kumiliki. Maka aku hendak tidur lagi, tapi entah mengapa mataku tak mau terpejam. Akhirnya, aku bangkit berdiri dan hendak menge-tag kamar mandi (kebiasaan khas asrama). Ternyata semua kamar mandi sudah FULL, akhirnya aku balik ke kamar, tak lupa kuletakkan alat-alat mandiku di depan pintu kamar mandi, tanda bahwa bilik kamar mandi itu sudah jadi hakku nantinya setelah orang yang sedang mandi itu keluar (itulah kebiasaan asrama yang kumaksud).

          Sampai di kamar, kuhidupkan smartphoneku dan mulai browsing di internet. Segala macam socmed yang kupunya, kubuka satu-satu. Melihat kabar terbaru. Hingga tak sengaja kulihat jam yang ada di layar handphoneku. 06.28 WIB. Jantungku serasa berhenti berdetak, okay aku agak mendramatisir memang. Yang pasti, aku langsung panik. Kuletakkan handphoneku begitu saja di atas meja dan aku langsung membongkar isi lemari mencari pakaian yang akan kupakai untuk kuliah. Secara otomatis, isi lemariku yang memang sudah berantakan berubah menjadi lebih lebih lebih berantakan lagi. Ditambah tempat tidurku yang juga menjadi korban kepanikanku. Segala baju dan jilbab tergeletak tak beraturan di sana. Setelah kutemukan baju yang sangat simple alias kaos, aku pun berlari ke kamar mandi. Mandi seadanya yang hanya memakan waktu 5 menit. Ah sudahlah, yang penting bersih dan wangi.

          Selesai mandi, aku langsung berlari ke kamar dan kutegur Ika karena telah salah memberikan informasi. Hampir saja aku telat (ckck), tapi aku tak jadi marah karena temanku yang lain, Kiki, yang sudah bangun dari tadi ternyata juga belum mandi (hahaha). Dia langsung lompat dari kursi dan segera berlari ke kamar mandi. Kami sama-sama masuk jam 7 pagi. Aku kira dia sudah mandi dan lagian aku juga sedang panik. Keegoisanku bertambah berlipat-lipat.

          Setelah sudah rapih, aku langsung berangkat kuliah. Kutinggalkan tempat tidurku yang berantakan. Maklum tidak ada waktu lagi, toh nanti sepulang kuliah masih bisa kan (hehe).

          Akhirnya, sampailah aku di kelas dengan selamat tanpa perlu berlari seperti di semester 1 kemarin.

          Sebenarnya aku masih kesal dengan Ika, tapi aku juga berterima kasih padanya. Masih untung dia mau membangunkanku walau hampir saja membunuhku. 

Bogor, 29 April 2013