Kamis, 25 April 2013

Failed for Getting a Boyfriend


Beberapa waktu yang lalu, aku memanggil orang dengan sebutan “Kakak”, tapi sekarang malah aku yang dipanggil dengan sebutan “Kakak”. Berasa tua padahal masih 18 menuju 19 tahun.

Aku heran dengan anak zaman sekarang, masih sekolah, tapi sudah sangat update perihal media social-media social gaul baru (tempat kumpulnya anak muda) yang ada di Indonesia. Sedangkan aku yang sudah menginjak semester 2 hanya tahu beberapa media social saja.

Semalam aku register di satu media social baru dan itu tempat ngumpulnya anak muda-anak muda Indonesia. Berhubung aku masih merasa sangat muda, akhirnya kuputuskan untuk mendaftar di sana. Untuk mendaftar saja aku sempat kerepotan, entah karena aku gaptek (gagap teknologi) atau internetnya yang memang lagi lola (loading lama).

Setelah aku bisa masuk, aku mulai mengecek apa aja sih konten yang disediakan di sana. Ternyata sudah banyak member di sana dan aku merasa sangat ketinggalan informasi perihal ini. Salah satu konten di sana adalah chat. Aku mulai chat dengan beberapa teman baru, kami chat model group. Perkenalan seperti biasa, tak lupa follow-follow dengan mereka.

Lalu mulailah terjadi hal-hal mengejutkan di sana. Hal mengejutkan yang pertama adalah aku dipuji oleh seseorang cantik haha:D Yah, seperti gadis kebanyakan, ketika dipuji cantik maka akan… tahu sendirilah jawabannya apa. Lanjut ke hal mengejutkan kedua, yaitu seseorang yang bilang kalau aku cantik, ngajak chat personal. Artinya hanya dia dan aku. Oke, aku ladenin saja. Mulai ngobrol seperti biasa, tanya asal bla-bla-bla. Sampai akhirnya aku mulai penasaran, ini anak udah kuliah atau masih sekolah yah?

Kutanya dia, “Kamu sekolah atau kuliah?” kutunggu balasannya.

“Sekolah. Kalo kamu?”

“Kuliah semester 2,” jawabku mulai berasa tua nih.

“Panggil kakak dong,” ujarnya. Jujur aku mulai gak senang. Dari dipuji cantik secara tersurat, sekarang malah dikatai tua secara tersirat.

“Emang kamu sekolah kelas brp?” tanyaku lagi.

Dan jawabannya amat sangat sekali banget “MENGEJUTKAN”. Itu sampai aku bold-in dan pake capslock saking mengejutkannya.

“Sekolah kelas 3 SMP.” WAW, parah. Jadi, aku tadi dipuji cantik sama anak kelas 3 SMP? Hahaha, langsung ngerasa bego sendiri.

“Serius?” aku masih tidak percaya. Kelihatan dari fotonya sih udah gede atau emang badannya yang boros? Hehe

“Serius,” balasnya. Hem, ya sudahlah. Gagal PDKT.