Selasa, 30 April 2013

30 April 2013 (About Mentoring)


Assalamualaikum.

Seperti biasa, aku ingin bercerita tentang bagaimana caraku dalam menjalani hidupku. Hidupku yang sederhana dan bisa dibilang biasa saja. Hari ini adalah hari Selasa, jadwal kuliahku tidak terlalu padat. Tidak seperti kemarin yang jadwalnya gila-gilaan, mulai dari pagi hingga maghrib. Untuk duduk barang sejenak saja sulit bagiku.

Mata kuliah hari ini pun lumayan santai, Kalkulus dan responsi Bahasa Indonesia. Seharusnya aku masuk pagi jam 7, berhubung dosennya tidak bisa datang sepagi itu maka jam kuliah pun diundur menjadi jam setengah 8. Aku dan yang lain tidak masalah bahkan senang, berarti waktu tidur kami bertambah setengah jam, lumayan (haha).

Sorenya, aku ikut mentoring. Hari ini adalah hari pertama aku ikut mentoring. Sebenarnya semester lalu juga aku sudah pernah ikut majelis seperti ini, hanya saja namanya asistensi dan itu termasuk dari mata kuliah wajib. Mentoring itu kegiatan yang tidak terikat, tapi tetap dibutuhkan komitmen dalam mengikutinya. Insyaallah aku akan terus datang mentoring karena ilmu agamaku masih sangat kurang. Aku sadari itu. Lagian tidak ada ruginya, bahkan aku diajak kakak asuhku untuk membina adik-adik yang lain. Ingin sih menerima tawaran itu, tapi aku takut malah menyesatkan mereka nantinya hehe..

Mungkin masih ada yang belum tahu apa itu mentoring. Akan aku jelaskan sedikit tentang mentoring di sini. Buat adik-adik yang ingin masuk IPB, ada baiknya nanti setelah kalian diterima di sini ikut mentoring juga. Untuk memperdalam ilmu agama kalian. Yah, walaupun kalian sudah paham banget, tapi kan tidak ada salahnya. Lagian bisa saja kalian berbagi dengan yang lain, justru itu bisa menjadi amalan kalian, bukan?

Mentoring itu adalah kegiatan pendidikan dan pembinaan agama Islam dalam bentuk pengajian kelompok kecil. Diselenggarakan secara rutin tiap pekan dan berkelanjutan. Tiap kelompok pengajian terdiri atas 3-10 orang, dengan dibimbing oleh seorang pembina atau biasa disebut kakak asuh (sumber: Wikipedia). Biasanya saat mentoring kita melakukan beberapa kegiatan, diawali dengan tilawah, lalu dilanjut dengan tausiyah, dan pemberian materi oleh pembina atau kakak asuh. Kita juga bisa melakukan tanya-jawab di sini, tidak masalah jika pertanyaannya tidak berhubungan dari materi. Bahkan kita juga bisa curhat masalah pacar, keluarga, pendidikan, atapun hal lainnya. Kegiatan ini jauh lebih bersifat positif dibandingkan jalan-jalan ke mall lalu shopping untuk menghilangkan penat. Bukan berarti kalian tidak boleh jalan-jalan dan shopping, hanya saja itu kan menghabiskan waktu, biaya, dan bersifat merugikan (bagi sebagian orang), tetapi jika melakukan mentoring kita juga bisa menghilangkan penat bahkan juga bisa mendapat jalan keluar dalam setiap masalah yang sedang kita hadapi. Baik hal dunia ataupun akhirat kita dapat.

Tidak perlu tunggu masuk IPB dulu atau universitas manapun untuk ikut mentoring. Kalian juga bisa melakukannya mulai dari sekarang. Tinggal bentuk satu kelompok yang terdiri dari beberapa orang dan mulai atur jadwal mentoring. Lalu laksanakan, simple kan?